Portofolio Ghaniyyah

By | 15 Januari 2021

Dalam berinvestasi di pasar saham, selama ini saya menggunakan satu akun utama sebagai wahana transaksi, meskipun sebenarnya saya memiliki 3 akun di 3 sekuritas berbeda. Alasan utama membuka di 3 sekuritas itu sebenarnya karena ingin memanfaatkan fitur-fitur yang ada di sekuritas-sekuritas itu untuk analisis dalam jual beli saham. Tidak lebih. :D.

Karena hanya menggunakan satu akun utama saja, alhasil saham-saham yang ada di portofolio bercampur aduk antara saham-saham yang ditujukan untuk investasi (dipilih berdasarkan fundamental dan valuasi) dan saham-saham yang ditujukan untuk trading (dipilih berdasarkan teknikal dan rumor). Padahal treatment yang saya gunakan dalam jual-beli antara kedua jenis saham itu berbeda. Misal nih :

  1. Untuk saham-saham investasi, biasanya saya menahan posisi dalam waktu yang cukup lama. Oiya, definisi investasi yang saya maksud disini bukan Beli dan Lupakan yaa. Tapi lebih ke jangka waktu. Biasanya untuk saham-saham investasi saya menahan posisi hingga berbulan-bulan. Bahkan ada saham yang saya pegang dari tahun 2017 dan baru dilepas tahun kemarin.

    Sedangkan untuk saham-saham trading, biasanya saya menahan posisi paling lama 3 bulan. Bahkan juga ada yang jam-jaman bahkan menit-menitan (hahaha)

  2. Untuk saham-saham investasi, jika harga turun saya melakukan average down. Dengan catatan, turunnya masih sesuai dengan rencana investasi yang saya buat. Untuk saham-saham trading, biasanya saya jarang melakukan average down. Namun langsung melakukan cutloss jika level cutloss terpenuhi (biasanya diset di 3-5% dari harga pembelian).

  3. Jika harga naik, untuk saham-saham investasi saya biasanya menerapkan trailing stop di level 10% dan melakukan average up jika trailing stopnya tidak ditembus. Sedangkan untuk saham-saham trading, saya biasanya langsung melakukan TP untuk keseluruhan saham pada level harga tertentu (biasanya di 3-5%) dan melakukan buyback jika kembali turun

Perbedaan treatment di kedua kelompok saham ini ternyata cukup merepotkan, terutama dalam hal :

  1. Sulit bahkan membingungkan untuk mengukur kinerja portofolio. Biasanya saya menggunakan ukuran pertumbuhan total portofolio dan realisasi gain/loss yang diperoleh. Karena bercampur antara saham investasi dan saham trading, maka terkadang pertumbuhan portofolio pada bulan-bulan tertentu negatif meskipun realisasi gain positif. Ini disebabkan adanya floating loss pada saham-saham investasi (apalagi pada saat seperti bulan April-Agustus tahun 2020 kemarin)

  2. Sulit mengatur rencana investasi. Ini karena psikologi saya bercampur aduk. Melihat saham-saham trading yang tidak sesuai rencana dan harus cutloss itu bisa mempermainkan psikologi kita. Percaya saja. Ada-ada saja justifikasi yang bisa muncul. Cutloss di saham trading akan berimbas pada kekhwatiran pada saham-saham investasi yang saya sudah pilih sebelumnya.

  3. Dan pada akhirnya, karena psikologi bercampur aduk seperti itu, akan merusak rencana investasi dan trading yang sudah dibuat.

Dari pengalaman itu, awal tahun 2021 ini saya niatkan untuk mulai menata portofolio saham dengan memisahkan akun trading dan akun investasi. Sekalian mengoptimalkan akun sekuritas yang saya miliki (kan sayang, udah capek-capek dibuka tapi gak dimanfaatkan, hahaha). Kenapa nanti saat ini dipisahkan? Setelah 8 tahun di pasar modal?

Saya jawab agak-agak ngeles aja yaa..Karena tahun kemarin bertepatan dengan saya dianugerahi amanah seorang putri dalam keluarga saya. Trus hubungannya apa? Insya Allah portofolio ini rencanyanya akan dibuatkan untuk persiapan keperluan putri kami di masa mendatang. Selain itu, portofolio ini juga akan dijadikan semacam “mini-lab” untuk teori-teori investasi yang saya ajarkan ke mahasiswa di kelas-kelas perkuliahan. Jadi untuk menguji apakah benar investasi lebih menguntungkan dibanding trading. Jadi semacam live experiment lahh.

Nah, karena portofolio ini dipersiapkan untuk putri kami, maka saya namakan portofolio ini PORTOFOLIO GHANIYYAH. Sesuai dengan nama putri kami. Dan yang terutama, Insya Allah hasilnya sesuai dengan namanya (digoogling aja yaa..)

Seperti apa saham-saham pilihan nanti dalam Portofolio Ghaniyyah, akan saya update dalam tulisan-tulisan berikut.

Wassalam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *